Profile
Lynda Yenie Listaunsanti, S.Psi., CHt, CI IBH
(Professional Counsellor, Therapeutic Art Life Coach & Art Therapist)
Ibu Lynda berasal dari Kota Banyuwangi merupakan praktisi dan akademisi di bidang psikologi, pengembangan diri, serta pendidikan karakter yang memiliki komitmen membantu individu mencapai potensi terbaiknya, membersamai perempuan dalam proses healing, pemberdayaan psikologis, dan kesejahteraan emosional. Keseharian beliau aktif sebagai ASN Guru Bimbingan dan Konseling di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia di Surabaya.
Beliau menyelesaikan pendidikan Sarjana Psikologi di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya dan melanjutkan studi Magister Psikologi Sains di Universitas Surabaya. Dalam perjalanan profesionalnya, beliau aktif mengikuti berbagai pelatihan, pengembangan kompetensi, dan tergabung komunitas di antaranya :
- IBH (The Indonesian Board of Hypnotherapy) di Jakarta,
- Pelatihan Public Speaking Santy Sastra di Bali,
- Camp Magnet Rezeqi di Bogor,
- Camp Magnet Rezeqi di Surabaya,
- Training ESQ NLP,
- Therapeutic Art Life Coach & Art Therapist,
- Workshop Building Profesional Counsellor Pendidikan Karakter di Bandung,
- Workshop Building Profesional Counsellor Pendidikan Karakter di Surabaya,
- Training SEFT (Spritual Emotioal Freedom Technique) Eksklusive di Jakarta.
Berbagai pengalaman tersebut memperkuat ketertarikannya untuk mendampingi individu maupun kelompok meningkatkan kualitas diri, membangun karakter positif, memperkuat kesehatan mental, serta mengembangkan potensi personal dan profesional secara optimal. Beliau menulis buku Menjadi Percaya Diri Dengan Art Therapy, 2020; Rahasia Miliki Pribadi Tangguh, 2022.
Menurutnya menjadi pribadi baik, cerdas, berdaya merupakan sebuah proses panjang yang dimulai dengan menerapkan cara berpikir positif terlebih dulu. Melalui cara berpikir dan isi pikiran yang baik maka akan melahirkan cara bertutur kata yang baik. Apalagi perkataan untuk diri sendiri. Kata-kata adalah doa yang akan kembali kepada orang yang berkata-kata. Dengan selektif memilih kata maka akan memberikan dampak sesuai kata yang disampaikan.
Selektif memilih kata yang disampaikan kepada diri sendiri dalam Psikologi dikenal dengan istilah Self Talk. Self-talk adalah istilah cara berkomunikasi dan berbicara kepada diri sendiri. Self-talk bukan berarti berbicara dengan mengeluarkan kata-kata dari mulut layaknya saat kita berbicara dengan orang lain, melainkan berbicara dengan pikiran-pikiran yang ada di dalam kepala kita.
Self-talk adalah akar persoalan psikologis yang utama, dari situlah kebiasaan, karakter, dan keyakinan seseorang terbentuk. Selama self-talk seseorang tetap positif, dia tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif dari luar. Hal negatif dari luar hanya akan berdampak negatif terhadap diri kita jika diperkuat dengan self-talk yang negatif.
Bagaimana self-talk bisa memengaruhi diri kita?
Self-talk dapat memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap diri kita. Karena, self-talk tanpa disadari oleh sebagian orang sebenarnya sama saja dengan mensugesti dan memprogram alam bawah sadar diri sendiri. Sementara alam bawah sadar memiliki pengaruh terhadap diri kita 9 kali lipat lebih kuat daripada pikiran sadar. Lalu, bagaimana mungkin seseorang bisa berubah menjadi lebih baik jika self-talk-nya masih negatif?
Bagaimana self-talk bekerja?
Pertama self talk bekerja memprogram pikiran bawah sadar, kemudian self-talk memengaruhi tindakan kita, lalu seiring bertambahnya waktu lama-kelamaan tindakan kita tersebut berubah menjadi kebiasaan. Setelah tindakan tersebut menjadi kebiasaan, lama-lama menyatu dengan karakter/sifat Anda, dan setelah menyatu dengan sifat Anda, self-talk awal Anda mulai menjadi realitass dalam kehidupan Anda, yang akhirnya membuat Anda percaya bahwa keyakinan Anda memang benar.
Self-talk –> sugesti –> pikiran bawah sadar –> realitas
Setelah memahami kinerja self talk diatas baik secara sadar atau tidak sadar, kita melakukan self-talk sepanjang hari dan sepanjang hidup. Suara di kepala kita dan percakapan kita dengan pikiran-lah yang menginspirasikan tindakan kita di dalam suatu situasi. Setuju atau menolak, pantas atau tidak pantas, bisa atau tidak, bersabar atau marah, membenci atau cinta, semua itu adalah contoh-contoh tindakan kita yang biasanya diawali dengan self-talk (#erainspirasi.)
My Training Center

LYNDA-Surabaya
My Clinic

LYNDA-Surabaya
My Post
- May 7, 2026 - Kesadaran Memutus Pola Asuh Kuno
- May 26, 2020 - Sudahkah memaafkan diri sendiri ?
- May 23, 2020 - Self Improvement
- May 17, 2020 - Mengenali Diri Memahami Kehadiran Orang Lain
- May 5, 2020 - Penuhi Tangki Cinta Pasangan Sesuai Bahasa Cintanya
- May 4, 2020 - Memanfaatkan Hobi Menonton Untuk Mengatasi Trauma
- May 3, 2020 - Seni Mendengarkan Dalam Relasi Personal
- May 2, 2020 - Hypnosis dan Gendam, sama atau kah beda ?
- February 5, 2019 - Aplikasi Seni Kintsugi Dalam Pemberdayaan Pikiran
- August 27, 2018 - Manfaat Stress
- February 28, 2018 - Membentuk Kepercayaan Diri Yang Baik
- January 26, 2018 - Menyikapi perubahan perilaku (positif) sebagai hal yang wajar
- November 25, 2017 - Anak-anak harus tahu bahwa orang tua nya mencintai mereka
- October 20, 2017 - Terapi dulu Motivasi Kemudian


