IBHCenter

Indonesian Board of Hypnotherapy Official Website

  • Home
  • Blog
  • Member
    • Certified Hypnotist
    • Certified Hypnotherapist
    • Trainer
  • Jadwal Pelatihan
  • Renewal
  • login

Benarkah Gadget Bisa Menyebabkan Gangguan Tumbuh Kembang (GTM) pada Anak? Kenali Tanda-Tandanya dan Cara Menstimulasinya

July 10, 2026 by Agus Salim

Di era digital, gadget telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Tidak sedikit anak yang mulai mengenal layar sejak usia di bawah dua tahun. Bahkan, sebagian orang tua menggunakan gadget agar anak lebih tenang saat makan, tidak rewel ketika bepergian, atau lebih mudah ditinggal bekerja. Namun, berbagai penelitian ilmiah menunjukkan bahwa paparan screen time yang berlebihan, terutama pada usia dini, berkaitan dengan meningkatnya risiko keterlambatan perkembangan bahasa, komunikasi, perhatian, interaksi sosial, dan beberapa aspek perkembangan kognitif. Hal yang perlu dipahami adalah bahwa gadget bukan satu-satunya penyebab Gangguan Tumbuh Kembang (GTM), tetapi dapat menjadi faktor risiko yang memperburuk perkembangan apabila menggantikan interaksi langsung antara anak dan orang dewasa.

Mengapa Interaksi Langsung Sangat Penting?

Pada lima tahun pertama kehidupan, otak anak berkembang sangat pesat. Proses belajar bahasa tidak terjadi hanya karena anak mendengar suara, tetapi karena ia melihat ekspresi wajah, bergantian berbicara, memperhatikan gerakan bibir, melakukan kontak sosial, dan mendapatkan respons secara langsung. Ketika sebagian besar waktu anak dihabiskan di depan layar tanpa interaksi yang memadai, kesempatan belajar tersebut menjadi jauh berkurang. Berbagai tinjauan sistematis menemukan bahwa penggunaan gadget yang berlebihan berhubungan dengan keterlambatan bahasa ekspresif, keterbatasan kosakata, berkurangnya kemampuan komunikasi dua arah, serta menurunnya perhatian terhadap lingkungan sekitar.

Tanda-Tanda Dini yang Perlu Diwaspadai

Ayah dan Bunda sebaiknya mulai berkonsultasi apabila anak menunjukkan beberapa tanda berikut:

  • Jarang menoleh ketika namanya dipanggil.
  • Lebih tertarik pada layar daripada berinteraksi dengan orang lain.
  • Kontak mata sangat sedikit.
  • Sulit fokus saat diajak bermain.
  • Terlambat mengucapkan kata pertama atau kalimat sederhana.
  • Lebih sering menunjuk gadget daripada berkomunikasi.
  • Mudah marah ketika gadget diambil.
  • Tidak tertarik bermain bersama teman atau anggota keluarga.

Gejala-gejala tersebut tidak otomatis berarti anak mengalami ASD atau gangguan tumbuh kembang tertentu. Namun, apabila muncul secara menetap, anak sebaiknya menjalani asesmen tumbuh kembang agar penyebabnya dapat diketahui lebih dini.

Apa yang Dapat Dilakukan Orang Tua di Rumah?

1. Kurangi Screen Time Secara Bertahap

Apabila anak sudah terbiasa menggunakan gadget, hindari menghentikannya secara mendadak jika hal itu memicu stres yang berat. Kurangi durasi sedikit demi sedikit sambil mengganti waktu layar dengan aktivitas yang menyenangkan bersama orang tua.

Penelitian menunjukkan bahwa kualitas interaksi yang menggantikan screen time jauh lebih penting daripada sekadar mematikan gadget.


2. Perbanyak Komunikasi Dua Arah

Ajak anak berbicara sejak bangun tidur hingga menjelang tidur.

Contohnya:

"Kita pakai baju warna apa?"

"Wah, ada burung!"

"Ayo hitung mobilnya."

Tidak perlu menggunakan kalimat yang panjang.

Yang terpenting adalah terjadi percakapan dua arah, bukan hanya anak mendengarkan.


3. Bermain Bersama Setiap Hari

Penelitian menunjukkan bahwa bermain bersama merupakan salah satu stimulasi terbaik bagi perkembangan otak.

Beberapa permainan sederhana:

  • cilukba,
  • gelembung sabun,
  • menyusun balok,
  • membaca buku bergambar,
  • bermain pura-pura,
  • melempar bola bergantian.

Aktivitas tersebut membantu meningkatkan:

  • perhatian,
  • joint attention,
  • kemampuan bahasa,
  • kemampuan sosial,
  • fokus.

 


4. Jadilah "Lawan Bicara", Bukan Hanya Pengawas

Saat anak menunjuk sesuatu…

Jangan langsung memberikan.

Misalnya anak menunjuk air.

Cobalah bertanya:

"Mau minum?"

"Air ya?"

Berikan kesempatan anak untuk mencoba berkomunikasi.

Cara sederhana seperti ini membantu memperkaya kosakata dan kemampuan komunikasi.


5. Biasakan Membaca Buku Bersama

Membaca buku bergambar sambil menunjuk gambar terbukti membantu perkembangan:

  • bahasa,
  • perhatian,
  • imajinasi,
  • kemampuan memahami cerita.

Yang penting bukan lamanya membaca, tetapi interaksi selama membaca.


6. Libatkan Anak dalam Aktivitas Sehari-hari

Saat memasak:

"Ini tomat."

Saat mencuci:

"Bajunya warna merah."

Saat belanja:

"Cari apel yuk."

Aktivitas sehari-hari merupakan "kelas belajar" terbaik bagi anak.


7. Jadilah Contoh Penggunaan Gadget yang Sehat

Anak belajar dari apa yang dilihat.

Apabila orang tua lebih sering melihat layar daripada wajah anak, kesempatan interaksi juga berkurang. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget oleh pengasuh selama berinteraksi dengan anak dapat mengurangi kualitas komunikasi dua arah.

Apakah Semua Anak yang Sering Bermain Gadget Akan Mengalami GTM?

Tidak.

Penelitian menunjukkan adanya hubungan (asosiasi) antara screen time berlebihan dan meningkatnya risiko keterlambatan perkembangan, tetapi hal itu tidak berarti gadget menjadi penyebab tunggal. Perkembangan anak dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti genetik, kesehatan, kualitas interaksi keluarga, stimulasi, tidur, nutrisi, dan lingkungan. Namun, ketika screen time menggantikan waktu bermain, berbicara, membaca, dan berinteraksi dengan orang tua, risiko gangguan perkembangan dapat meningkat.

Kesimpulan

Gadget dapat menjadi alat yang bermanfaat bila digunakan secara tepat sesuai usia dan dengan pendampingan. Namun, pada masa awal kehidupan, interaksi manusia tetap merupakan "makanan utama" bagi perkembangan otak anak. Tidak ada aplikasi yang dapat menggantikan pelukan orang tua, percakapan dua arah, bermain bersama, atau membaca buku sambil tertawa bersama.

Di Allia Kids Lumajang, kami membantu orang tua memahami penyebab keterlambatan perkembangan melalui asesmen tumbuh kembang, terapi wicara, terapi perilaku, serta edukasi stimulasi yang dapat diterapkan di rumah. Apabila Ayah dan Bunda melihat tanda-tanda seperti speech delay, kurang fokus, minim kontak mata, ketergantungan gadget, atau keterlambatan perkembangan lainnya, lakukan konsultasi sedini mungkin agar anak memperoleh penanganan yang sesuai. Kunjungi website kami di Allia Kids.


Referensi Ilmiah

  1. Abida L. (2024). The Effect of Screen Time on Delays in Language and Speech Developmental Children: Meta-Analysis. JITEK. Meta-analisis ini menemukan bahwa screen time berlebihan meningkatkan risiko keterlambatan bahasa dan bicara sekitar 2,6 kali.
  2. Ghaisani UM, Salam AR. (2022). Association of Excessive Screen Time in Children with Language Delay During Covid-19 Pandemic: A Systematic Review.
  3. The Relationship between Language and Technology: How Screen Time Affects Language Development in Early Life – A Systematic Review. Children (Basel), 2024.
  4. Impact of the Use of Interactive Screens on Language Development in Children up to 6 Years of Age: A Systematic Review. 2024.

Filed Under: Hypnosis in Parenting

In memoriam Yan Nurindra

Certified Instructor of The Month June-2026

Luthfiyah Mazidah, S.Psi., Psikolog
No Anggota: 08942

lihat Profile

//Artikel Terbaru

  • Benarkah Gadget Bisa Menyebabkan Gangguan Tumbuh Kembang (GTM) pada Anak? Kenali Tanda-Tandanya dan Cara Menstimulasinya
  • Webinar Install Pikiran Positif dan Uninstall Pikiran Negatif
  • Ketukan yang Menemukan Lagunya
  • Ingvar Kamprad, pendiri IKEA juga Seorang ADHD
  • Pemanfaatan Teknologi Asistif pada Remaja dengan ADHD

//Jadwal Pelatihan

Basic Hypnotherapy

10-Jul-2026 - Bandung

Deden Rizwan R, S. Pd. I, CI. IBH

Detail

Advanced Hypnotherapy

10-Jul-2026 - Tangerang

Bernartdous Sugiharto, S.S.T, CH, CHt, CPHt, CMH, CI, C.ESTher, CT. MTH, CT. NLMOR, CT NNLP, CT. PBL, CT. HLC

Detail

Basic Hypnotherapy

11-Jul-2026 - Bandung

Fx. Praptoharsoyo,CI,MT.NNLP

Detail

Basic Hypnotherapy

11-Jul-2026 - Tangerang

Bernartdous Sugiharto, S.S.T, CH, CHt, CPHt, CMH, CI, C.ESTher, CT. MTH, CT. NLMOR, CT NNLP, CT. PBL, CT. HLC

Detail

Jadwal Lengkap

// News

// Our Network

logo-nca logo-nnlp

// The Indonesian Board of Hypnotherapy

Plaza Basmar Lantai 3
Jl. Mampang Prapatan Raya 106 Jakarta Selatan
Whatsapp: 0813-8100-0981 (Mey)
IBH is managed by Integra

© Copyright 2014 IBH Center · All Rights Reserved · Powered by Indonesia9 ·