Profile
Kata "Hipnosis" pada dasarnya bukan merupakan sebuah singkatan, melainkan kependekan dari istilah neuro-hypnotism (tidurnya sistem saraf) yang dicetuskan oleh James Braid pada tahun 1843. Secara klinis, hipnosis adalah kondisi relaksasi mendalam di mana pikiran menjadi sangat fokus dan terbuka terhadap sugesti.
Zaman prasejarah
Dalam sejarah peradaban manusia, fenomena kondisi pikiran bawah sadar pernah ditemukan dalam ritual dan upacara pada kebudayaan kuno di dunia. Penggunaan mantra yang dipercaya dapat menyembuhkan penyakit tertentu tidak lain adalah sebuah sugesti yang dipercaya sehingga menimbulkan efek Plasebo. Catatan sejarah tertua tentang hypnosis yang diketahui saat ini berasa dari Ebers Papyrus yang menjelaskan teori dan praktik pengobatan bangsa Mesir Kuno pada tahun 1552 SM. Dalam Ebers Papyrus diceritakan di sebuah kuil yang dinamakan "Kuil Tidur", para pendeta mengobati pasiennya dengan cara menempelkan tangganya di kepala pasien sambil mengucapkan sugesti untuk penyembuhan. Para pendeta penyembuh tersebut dipercaya memiliki kekuatan magis oleh masyarakat.
Hippokrates yang kemudian dikenal sebagai pelopor ilmu kedokteran modern pernah berpendapat bahwa penyakit yang diderita seseorang memiliki keterkaitan dengan karakter dan kepribadian orang tersebut. Pendapat ini kemudian menjadi prinsip dasar dari teori pengobatan psikosomatik.


