Profile
Alfian Andrian, S.Psi., M.Psi., Psikolog, CH, CHt, adalah seorang Psikolog Klinis dan Hipnoterapis profesional. Ia merupakan pendiri Rumah_Pulih.id, sebuah wadah pemulihan psikologis yang berfokus pada terapi, edukasi, dan penguatan diri. Dalam setiap praktiknya, Alfian memadukan keilmuan psikologi klinis dengan pendekatan hipnoterapi yang ilmiah, menjadikan proses terapi yang dijalankannya tidak hanya membantu klien mengatasi gejala, tetapi juga memulihkan kesadaran dan daya kendali atas diri.
Sebagai seorang psikolog klinis berpengalaman, Alfian memiliki latar belakang praktik yang luas pada berbagai rentang usia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia. Ia memiliki keahlian dalam asesmen psikologis, intervensi klinis, serta pendampingan individu maupun kelompok untuk berbagai kondisi kesehatan mental baik psikotik maupun neurotik. Dalam menjalankan praktiknya, Alfian terbiasa bekerja lintas disiplin dengan tenaga medis, pendidik, dan keluarga klien untuk memastikan pendekatan yang holistik dan berorientasi pada kesejahteraan klien secara menyeluruh.
Alfian menempuh pendidikan Sarjana Psikologi (S.Psi.) dan Magister Profesi Psikologi (M.Psi.) dengan peminatan Psikologi Klinis. Ia terdaftar resmi sebagai anggota Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) dengan Surat Izin Praktik Psikolog (SIPP) nomor 20231988-2024-01-5312 dan memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dari Konsil Kesehatan Indonesia dengan nomor WX0001676193348. Selain itu, ia juga merupakan anggota aktif Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK Indonesia) dengan NIA IPK 24-01-5062 serta anggota The Indonesian Board of Hypnotherapy dengan nomor 35606. Latar belakang akademik dan legalitas profesi yang lengkap ini menjadi fondasi kuat bagi Alfian dalam menjalankan praktiknya secara profesional, etis, dan berlandaskan standar ilmiah psikologi klinis.
Dalam konteks klinis, Alfian menangani beragam kasus psikologis seperti trauma, PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder), kecanduan perilaku (termasuk judi online dan pornografi), gangguan kecemasan, depresi, burnout, konflik pasangan, gangguan psikosomatik, hingga masalah self-esteem dan krisis identitas diri. Ia juga berpengalaman dalam memberikan asesmen dan intervensi psikologis untuk anak dan remaja, terutama dalam bidang minat-bakat, gaya belajar, kesulitan akademik, serta penyesuaian sosial-emosional di sekolah.
Pendekatan terapi yang digunakan Alfian bersifat integratif dan disesuaikan dengan kebutuhan klien. Ia menguasai berbagai metode terapi seperti Cognitive Behavior Therapy (CBT), Client-Centered Therapy, Art/Expressive Therapy, Mindfulness Therapy, Supportive Therapy, Behavioral Activation Therapy, Gestalt Therapy (Empty Chair), Group Therapy, Play Therapy, Sand Tray Therapy, dan Hypnotherapy. Dengan memadukan pendekatan ini, Alfian membantu klien tidak hanya memahami sumber masalahnya, tetapi juga membangun strategi koping dan kesadaran baru untuk memulihkan dirinya. Dalam praktik hipnoterapi, ia menegaskan bahwa hipnosis bukanlah kontrol pikiran, melainkan kondisi kesadaran relaks yang memungkinkan pikiran bawah sadar terbuka terhadap sugesti positif untuk penyembuhan emosional yang mendalam.
Sebagai bentuk komitmen terhadap profesionalisme, Alfian juga terus memperkaya kompetensinya melalui berbagai pelatihan dan sertifikasi. Ia memiliki sertifikasi nasional dan internasional, antara lain CH (Certified Hypnotist) dan CHt (Certified Hypnotherapist) yang disetujui oleh Indonesian Board of Hypnotherapy, CNNLP (Certified NLP Practitioner) dan CM.NNLP (Certified NLP Master) oleh Neo NLP Society, serta CCHt (Certified Clinical Hypnotherapist) dan CMH (Certified Master Hypnotist) oleh FHI Training Center. Selain itu, ia juga tersertifikasi sebagai NLP Coach, Learning Facilitator, Public Speaker, Trainer, dan Meditation Practitioner dari berbagai lembaga pelatihan profesional seperti Kuncoro Leadership Training & Consulting®, ASEAN Coaching Alliance, dan EIPQ International.
Di luar praktik klinis, Alfian aktif sebagai narasumber dalam seminar, workshop, dan program edukasi publik yang membahas topik-topik kesehatan mental, parenting, trauma, kecanduan digital, hingga pengembangan potensi diri. Ia meyakini bahwa edukasi psikologis adalah bagian penting dari pencegahan gangguan mental, dan masyarakat perlu dibekali pemahaman yang tepat mengenai kesehatan psikologis agar mampu membangun keseimbangan emosional sejak dini. Dalam berbagai kesempatan, Alfian kerap menyampaikan materi dengan pendekatan yang ringan namun bermakna, menekankan pentingnya empati, kesadaran diri, dan komunikasi yang sehat dalam kehidupan sehari-hari.


