IBHCenter

Indonesian Board of Hypnotherapy Official Website

  • Home
  • Blog
  • Member
    • Certified Hypnotist
    • Certified Hypnotherapist
    • Trainer
  • Jadwal Pelatihan
  • Renewal
  • login

MEMAHAMI POSITIFNYA HIPNOSIS DAN HIPNOTHERAPY

February 26, 2025 by Elvin Affandi M, A.Md.T., C.HL., C.H., CPM.,C.Ht

MEMAHAMI POSITIFNYA HIPNOSIS DAN HIPNOTHERAPY

Anda tentu pernah menyaksikan aksi seorang Hipnotis di televisi yang sangat piawai dalam menaklukan beberapa audien yang dijadikan subyek Hipnosis dengan beberapa intruksi, diakhiri kata “Tidur”, dan seketika subyek itupun tubuhnya lunglai dan memasuki alam bawah sadar seperti tidur tetapi ia masih bisa mendengar apa yang diucapakan si penghypnotis. Kemudian sang penghypnotis memberikan sugesti tertentu kepada subyek, dan subyekpun melakukannya. Umumnya sugesti yang diberikan adalah yang efeknya menghibur, sehingga penonton merasa lucu dengan tingkah si subyek. Hipnosis seperti ini disebut dengan Stage Hypnosis, dilakukan untuk hiburan dan membuktikan bawah pikiran bawah sadar memiliki kemampuan untuk melakukan apapun sesuai dengan sugesti yang diberikan dan sesuai dengan apa yang ada dalam pikiran bawah sadarnya (sub conscious mind).

Jika Anda belum mengenal lebih dalam tentang Hipnosis, Hipnotis, Hipnoterapi dan Hypnoterapis, maka saya berharap tulisan saya ini dapat membantu pemahaman Anda, sehingga di kemudian hari Anda tidak lagi memiliki persepsi yang negatif tentang Hipnosis atau Hipnotis, sekalipun adanya berita atau ucapan orang yang seakan menyudutkan ilmu ini sebagai ilmu magis atau untuk kejahatan, bahkan Anda bisa mengerti manfaat positifnya ilmu ini bagi kebaikan hidup Anda. Buat saya ilmu apapun tergantung ahlak dan niat yang memilikinya, contoh saja Ilmu Akuntansi yang diajarkan di kampus, jika keahlian Akuntansi dipergunakan untuk hal positif, maka bisa memberikan informasi yang dapat memajukan perusahaan, akan tetapi jika digunakan oleh oknum yang tidak baik dan untuk tujuan tercela, maka bisa merugikan perusahaan dan banyak orang.

Mengenal Hipnosis, Hipnotis, Hipnoterapi dan Hipnotherapis Dari literatur dan ilmu yang saya pelajari dan dalami melalui pelatihan khusus Hypnosis dan Hypnotherapi untuk mendapatkan Sertifikat sebagai Practitioner Hypnotist dan Hypnotherapy, serta praktek langsung yang kerap saya lakukan kepada banyak orang, kondisi Hypnosis adalah sebuah kondisi pada diri seseorang yang sifatnya rasional dan alamiah. Jadi tidak ada unsur magis, mantera atau ilmu hitam yang saya temui di dalamnya. Bahkan dalam keseharian setiap orang bisa mengalami kondisi hipnosis minimal 2 kali sehari, yaitu pada saat menjelang tidur dan bangun tidur, di saat Anda mengalami kesadaran yang berbeda namun Anda belum benar-benar tidur atau benar-benar bangun. Yan Nurindra dalam e booknya berjudul Hypnosis for Dummies menyebutkan bahwa Hypnosis adalah suatu gejala psikologi murni, alias hal yang alamiah dan biasa. Setiap hari kita menghipnosis dan terhipnosis sebanyak puluhan sampai ratusan kali.

Dalam aktivitas sehari-hari Hipnosis bisa terjadi pada setiap orang, misalnya ketika seorang ibu sebut saja “Mawar”, begitu fokus menyaksikan acara sinetron tukang bubur naik haji, ia sampai lupa kalau suaminya sudah pulang dan menunggu didepan pintu tidak bisa masuk karena pintunya dikunci, dan ketika dipanggil-panggil si ibu tidak mendengar. Atau ketika dua pasang anak manusia sedang memadu cinta di kafe, ia lupa waktu dan lupa pulang, sampai diminta pulang oleh sekuriti kafe..he he he …Atau ketika Anda begitu fokus dan asik dengan pekerjaan Anda, Anda lupa makan siang, solat dan tersadar tahu-tahu kantor sudah sepi. Dan Anda juga bisa melihat fenomena anak-anak sekarang yang sudah terhipnosis dengan game, mereka sampai lupa waktu belajar, waktu makan dan waktu tidur, tentunya ini sangat berbahaya dan tentunya dapat mempengaruhi prestasinya di sekolah.

Sejarah Hipnosis

Hipnosis modern diperkenalkan pertama kali oleh Dr. Franz Anton Mesmer (1735-1815), seorang dokter di Wina yang menggunakan suatu teknik pengobatan tertentu terhadap pasien jiwa. Teknik ini disebut dengan Mesmer. Mesmer menyimpulkan bahwa semua orang mempunyai magnetisme dengan kadar yang berbeda-beda.

Dr. John Elliotson (1791-1868) seorang dokter dari Inggris yang pada sekitar tahun 1817 tertarik dengan mesmerisme. Dalam prakteknya Elliatson sangat intensif menggunakan mesmerisme dalam pengendalian rasa sakit dan operasi.

Dr. James Esdaille (1808-1859), melakukan eksperimen mesmerisme dengan menggunakan anestesi hypnosis pada operasi pembedahan minor dan pada lebih dari 300 operasi besar.

Dr. James Braid (1795-1860), adalah orang pertama yang mencoba menjelaskan fenomena mesmerisme dari sudut pandang ilmu psikologi. Ia adalah seorang ahli bedah dan seorang penulis yang produktif dan andal. Dari hasil penelitiannya, akhirnya hipnosis dapat dijelaskan dalam kerangka ilmiah dan diterima sebagai suatu teknik pengobatan oleh dunia kedokteran Inggris. Dr. James Braid juga merupakan orang yang pertama kali menyatakan bahwa hypnosis merupakan fenomena psikis dan bukan fisik seperti dikira banyak orang pada masa itu. Dengan demikian Braid dipandang sebagai “Bapak Hipnosis”. Pada awalnya, Braid menamakan penemuannya sebagai neurypnology yang berasal dari bahasa Yunani berarti “nerveous sleep”. Dia juga orang yang memopulerkan “monoideaism”, yang memiliki pengertian bahwa “Seseorang yang memandang satu titik secara terus menerus, akan mengalami fenomena trance atau masuk ke kondisi hipnosis.

Dr. Milton H Erickson (1901-1980). Pada pertengahan tahun 1940, dia Milton H Erickson menyatakan bahwa dalam hipnosis yang hebat adalah subyek hipnosis karena bisa memahami dan mengikuti sugesti yang diberikan oleh orang yang menghipnotis. Dengan kata lain, hipnoterapis atau penghipnotis sebenarnya hanya membimbing orang yang dihipnotis supaya bisa memasuki kondisi hipnosis dan itu baru bisa terjadi, dan itu baru bisa terjadi jika tidak bertentangan dengan nilai dasar dan keinginan yang dimiliki orang yang dihipnotis.

Maka dari itu, Milton H Erickson mengubah pola sugesti yang otoriter/bersifat memerintah dengan sugesti yang permisif/bersifat meminta, dan mengembangkan pola-pola sugesti hipnotis, dari bentuk kalimat langsung/direct suggestion menjadi kalimat tidak langsung/ indirect suggestion supaya orang yang dihipnotis merasa memegang kendali dan merasa lebih dihargai sehingga dengan sukarela mau mengikuti sugesti yang diberikan oleh penghipnotisnya.

Berkat jasa Milton H. Ericson, akhirnya pada tahun 1958 hipnosis bisa diterima dan diakui oleh Asosiasi Medikal Amerika dan Asosiasi Psikiatris Amerika sebagai metode terapi yang efektif.

Definisi Hipnosis, Hipnotis, Hipnoterapi dan Hipnotherapis

Kini saatnya saya menjelaskan masing-masing definisi Hipnosis, Hipnotis, Hipnoterapi, dan Hipnotherapis, tentu saja berdasarkan referensi yang saya dapatkan dari para pakar dibidangnya yang sudah tidak diragukan lagi keahliannya.

 

1. Hipnosis adalah suatu kondisi di mana perhatian menjadi sangat terpusat sehingga tingkat sugestibilitas meningkat sangat tinggi.

2. Hipnosis adalah seni komunikasi untuk mempengaruhi seseorang sehingga mengubah tingkat kesadarannya, yang dicapai dengan cara menurunkan gelombang otak.

3. Hipnosis adalah seni eksplorasi alam bawah sadar.

Menurut Crazy Master Romo Dewa dalam bukunya Rahasia Dewa Hipnosis, mendefinisikan ilmu Hipnosis secara singkat yaitu ilmu yang memengaruhi orang. Di dunia Hipnosis, kita bisa memengaruhi orang, baik dalam kondisi trance maupun tanpa trance sama sekali.

Sementara itu istilah Hipnotis berarti orang yang melakukan Hipnosis. Sama seperti gitar yang merupakan alat musik. Orang yang memainkan gitar disebut dengan Gitaris.

Sekarang saya akan menjelaskan tentang Hipnoterapi. Hipnoterapi adalah sesalah satu metode ilmu hipnosis dalam membantu penanganan masalah mental dan fisiknya, dengan memanfaatkan keadaan hipnosis.

Hipnoterapis adalah seorang yang memiliki keahlian dalam membantu klien untuk mengatasi masalah mental dengan menggunakan hipnosis, yang mana keahliannya itu diperoleh melalui sebuah proses pelatihan khusus di bidang hipnosis dan hipnoterapi, termasuk pengalamannya dalam menangani banyak klien.

Pandangan yang salah Mengenai Hipnosis

Masih minimnya pemahaman tentang hipnosis di masyarakat, sehingga kerap hipnosis dikaitkan dengan tindak kejahatan atau hal-hal yang menyeramkan. Pandangan yang salah ini tentunya akan memberikan dampak pada munculnya kekhawatiran sebagian orang yang memiliki masalah mental datang ke klinik hipnoterapi. Kecuali mereka yang sudah memahami manfaat hipnosis dalam membantu penanganan masalah mental, dengan bantuan seorang hipnoterapis.

Dari beberapa literatur pakar-pakar hipnosis yang saya pelajari, kerap masih muncul pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan pandangan yang salah atau negatif mengenai hipnosis.

1. Apakah hipnosis berbahaya ?

Sebenarnya kondisi hipnosis merupakan kondisi pikiran alamiah, yang tanpa kita sadari, kitapun sering berada dalam kondisi itu sehari-hari. Pada saat Anda mengendarai mobil, lalu tiba-tiba Anda telah sampai di tempat tujuan Anda tanpa terasa. Pada kondisi semacam ini, sebenarnya Anda sedang dalam kondisi hipnosis. Perbedaannya, dalam sebuah sesi hipnosis, Anda dipandu oleh seorang ahli hipnosis/hipnoterapis yang disebut juga pengamat. Pengamat hanyalah pemandu Anda, semua kendali tetap di tangan Anda. Jadi apakah hipnosis berbahaya ? Dalam kenyataannya, hipnosis dapat membantu pikiran menjadi jauh lebih tajam dan lebih peduli secara kejiwaan. Secara aktual, hipnosis dapat memberikan keamanan dan kenyamanan karena dapat membuat seseorang menjadi lebih peduli terhadap kondisi lingkungannya setiap hari.

2. Dapatkah hipnosis membuat seseorang menceritakan rahasianya ?

Saat dalam kondisi hipnosis, Anda selalu mempunyai pilihan dan pikiran Anda tidak akan pernah berhenti berfungsi dalam membuat keputusan. Jadi, hipnosis sama sekali tidak dapat membuat Anda menceritakan sebuah rahasia jika Anda tidak ingin seseorang mengetahuinya.

3. Bagaimana jika seseorang yang dihipnosis tidak dapat bangun dari kondisi hipnosis ?kekhawatiran ini tidak pernah terjadi karena tak seorangpun pernah terjebak di dalam kondisi hipnosis. Secara sederhana, hal tersebut memang tidak bisa terjadi.

Filed Under: Hypnotherapy

In memoriam Yan Nurindra

Certified Instructor of The Month January-2026

Azwan Zamzami, S.Psi, CI, CMT.NNLP, C.PLC, C.NLC
No Anggota: 12092

lihat Profile

//Artikel Terbaru

  • Belajar dari Homelander (The Boys)
  • Di Balik Karisma dan Agresi Pasif
  • Mengapa Otak Elon Musk dan Richard Branson Tidak Mengenal Kata Cukup
  • Anatomi Gengsi
  • MEK rahasia inti eksekusi tanpa terkecuali

//Jadwal Pelatihan

Advanced Hypnotherapy

16-Feb-2026 - Yogyakarta

Ilyas Afsoh

Detail

Basic Hypnotherapy

16-Feb-2026 - Tangerang

Bernartdous Sugiharto, S.S.T, CH, CHt, CPHt, CMH, CI, C.ESTher, CT. MTH, CT. NLMOR, CT NNLP, CT. PBL, CT. HLC

Detail

Advanced Hypnotherapy

17-Feb-2026 - Yogyakarta

Ilyas Afsoh

Detail

Basic Hypnotherapy

17-Feb-2026 - Jakarta

DR.(H.C) ARIS BUDIMAN, CHt.,CPHt.,CMHt, CI, CMTHt.

Detail

Jadwal Lengkap

// News

// Our Network

logo-nca logo-nnlp

// The Indonesian Board of Hypnotherapy

Plaza Basmar Lantai 3
Jl. Mampang Prapatan Raya 106 Jakarta Selatan
Whatsapp: 0813-8100-0981 (Mey)
IBH is managed by Integra

© Copyright 2014 IBH Center · All Rights Reserved · Powered by Indonesia9 ·