Putus cinta itu memang berat, tapi yang bikin makin "nyiksa" biasanya bukan cuma perpisahan itu sendiri, melainkan overthinking yang terus berputar di kepala. Rasanya seperti ada film sedih yang diputar ulang tanpa henti.
Tenang, kamu nggak sendirian. Supaya kamu nggak terus-menerus terjebak dalam masa lalu, yuk fokus pada tiga langkah penting ini untuk memulai perjalanan healing-mu:
1. Acceptance: Terima Sakitnya, Jangan Hakimi Dirimu
Langkah pertama yang paling sulit tapi paling penting adalah menerima. Banyak orang mencoba pura-pura kuat atau justru menyalahkan diri sendiri ("Harusnya aku begini…", "Kenapa aku begitu?").
-
Tips: Akui kalau kamu sedang sedih. Menangislah kalau perlu. Mengakui rasa sakit bukan berarti kamu lemah, itu artinya kamu jujur pada diri sendiri. Berhenti menghakimi perasaanmu; biarkan rasa itu mengalir sampai akhirnya ia mereda dengan sendirinya.
2. Emotional Detox: Memutus "Saos" Emosi pada Kenangan
Pernah nggak sih, cuma lihat foto atau dengar lagu tertentu, tiba-tiba dada terasa sesak? Itu karena pikiran bawah sadarmu menempelkan "saos" emosi yang sangat pedas pada kenangan tersebut. Kenangannya mungkin cuma sebuah foto, tapi emosinya yang bikin perih.
-
Tips: Mulailah melakukan detoks emosi. Jika melihat barang atau foto mantan memicu emosi negatif yang hebat, simpan atau hapus dulu untuk sementara. Tujuannya bukan untuk melupakan, tapi untuk memberi ruang bagi pikiranmu agar tidak terus-menerus "terbakar" oleh pemicu tersebut.
3. Redefining Self: Kamu Lebih dari Sekadar "Penolakan"
Saat putus, seringkali kepercayaan diri kita ikut luntur. Kita merasa tidak cukup baik karena ditolak atau ditinggalkan. Padahal, keputusan satu orang untuk pergi tidak sedikit pun mengurangi nilai atau value yang kamu miliki.
-
Tips: Mulailah menulis ulang siapa dirimu. Ingat lagi hobi yang dulu kamu tinggalkan, teman-teman yang lama tidak kamu hubungi, atau impian yang sempat tertunda. Fokuslah membangun kembali hubungan dengan dirimu sendiri. Kamu adalah tokoh utama dalam hidupmu, bukan sekadar "pemeran pendukung" di hidup orang lain.
Sudah Coba Move On tapi Rasanya Ada yang "Ganjel"?
Kadang, logika kita sudah tahu kalau dia bukan yang terbaik, tapi hati (pikiran bawah sadar) masih merasa terikat dan sulit melepaskan. Itu tandanya ada residu emosi yang tertanam terlalu dalam.
Kabar baiknya, kamu nggak harus berjuang sendirian! Layanan CT Hypnotherapy di MHEALTH hadir untuk membantumu memutus rantai emosi negatif tersebut secara efektif melalui hipnoterapi profesional. Kami akan membantumu masuk ke pikiran bawah sadar untuk membersihkan trauma dan mengembalikan rasa percaya dirimu yang sempat hilang.
Siap untuk benar-benar melangkah maju tanpa beban masa lalu?
👉 Klik di sini untuk konsultasi Trauma & Healing di CT Hypnotherapy via MHEALTH
Kira-kira, hal apa yang paling sering bikin kamu overthinking sebelum tidur? Yuk, cerita singkat di kolom komentar atau langsung hubungi kami melalui link di atas ya! Follow Instagram Christo Tulung
CT Hypnotherapy – Karena kamu berhak bahagia dan damai dengan dirimu sendiri.

