IBHCenter

Indonesian Board of Hypnotherapy Official Website

  • Home
  • Blog
  • Member
    • Certified Hypnotist
    • Certified Hypnotherapist
    • Trainer
  • Jadwal Pelatihan
  • Renewal
  • login

Anak Takut Nasi? Jangan Anggap Sepele, Bisa Jadi Ada Penyebab yang Perlu Dipahami

June 7, 2026 by Agus Salim

Pernahkah Ayah dan Bunda merasa bingung karena anak menangis, menutup mulut, atau bahkan lari saat melihat nasi? Banyak orang tua menganggap hal ini sebagai sikap manja atau kebiasaan pilih-pilih makanan. Padahal, dalam dunia tumbuh kembang anak, kondisi ini bisa menjadi tanda adanya food aversion (penolakan makanan), masalah sensorik, atau pengalaman tidak menyenangkan yang tersimpan dalam ingatan anak.

Anak yang takut nasi sering kali bukan karena tidak lapar. Beberapa anak merasa terganggu oleh tekstur nasi yang lengket, lembek, atau berbeda dengan makanan yang biasa mereka konsumsi. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian anak mengalami sensory food aversion, yaitu penolakan terhadap makanan tertentu karena tekstur, rasa, aroma, atau tampilannya. Kondisi ini cukup sering ditemukan pada anak yang mengalami kesulitan makan atau keterlambatan perkembangan tertentu.

Selain faktor sensorik, ketakutan terhadap nasi juga dapat muncul setelah pengalaman yang tidak menyenangkan, seperti tersedak, muntah saat makan, atau terlalu sering dipaksa menghabiskan makanan. Ketika hal ini terjadi, otak anak dapat menghubungkan makanan tertentu dengan rasa takut. Akibatnya, setiap kali melihat nasi, anak langsung menunjukkan reaksi menolak, menangis, atau merasa cemas sebelum makan dimulai.

Tanda-Tanda Anak Membutuhkan Pendampingan

Ayah dan Bunda perlu lebih waspada apabila:

  • Anak menolak nasi atau makanan tertentu selama berbulan-bulan.
  • Daftar makanan yang mau dimakan semakin sedikit.
  • Anak muntah atau refleks ingin muntah saat mencoba makanan baru.
  • Waktu makan selalu menjadi momen yang penuh tangisan dan tekanan.
  • Berat badan sulit naik atau pertumbuhan mulai terganggu.

Semakin lama masalah makan dibiarkan, semakin besar kemungkinan anak mengalami kekurangan nutrisi dan semakin sulit mengubah kebiasaan tersebut di kemudian hari.

Apa yang Bisa Dilakukan Orang Tua?

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menghentikan paksaan saat makan. Banyak pengalaman orang tua dan praktisi feeding therapy menunjukkan bahwa tekanan berlebihan justru memperkuat rasa takut anak terhadap makanan.

Sebaliknya, cobalah mengenalkan nasi secara bertahap. Tidak harus langsung dimakan. Anak dapat diajak melihat, menyentuh, bermain, atau membantu menyiapkan makanan terlebih dahulu. Pendekatan berbasis permainan sering membantu anak merasa lebih aman dan nyaman terhadap makanan yang sebelumnya ditolak.

Ketika Ketakutan Anak Berasal dari Alam Bawah Sadar

Ada kalanya masalah bukan terletak pada nasi itu sendiri, melainkan pada rasa takut yang tersimpan dalam pikiran anak. Misalnya, anak pernah tersedak, dimarahi saat makan, atau mengalami pengalaman yang membuatnya tidak nyaman. Meskipun peristiwa tersebut sudah lama berlalu, perasaan takutnya masih dapat muncul setiap kali waktu makan tiba.

Dalam kondisi seperti ini, pendekatan yang tidak hanya berfokus pada makanan, tetapi juga pada kondisi emosional anak dapat membantu proses pemulihan. Pendampingan yang tepat membantu anak membangun kembali rasa aman, nyaman, dan percaya diri saat makan.

Allia Kids Siap Mendampingi Buah Hati Anda

Jika Ayah dan Bunda memiliki anak yang:

  • Takut nasi atau makanan tertentu.
  • Mengalami GTM (Gerakan Tutup Mulut).
  • Trauma makan setelah tersedak atau muntah.
  • Sulit mencoba makanan baru.
  • Mengalami masalah makan yang berkepanjangan.

Maka sudah saatnya mendapatkan pendampingan yang tepat.

Allia Kids hadir dengan layanan terapi tumbuh kembang dan hipnoterapi anak yang membantu menggali akar masalah, mengurangi kecemasan, serta membangun pola pikir positif terhadap aktivitas makan. Pendekatan yang digunakan disesuaikan dengan kebutuhan setiap anak sehingga proses terapi terasa nyaman dan menyenangkan.

Konsultasi Allia Kids

📞 0851-3851-1348
🌐 Allia Medika

Karena terkadang yang ditolak anak bukanlah nasinya, melainkan rasa takut yang belum sempat ia ceritakan. Bersama Allia Kids, bantu si kecil kembali menikmati waktu makan dengan senyum dan bahagia. 🍚❤️👦👧

Filed Under: Children Hypnotherapy

In memoriam Yan Nurindra

Certified Instructor of The Month May-2026

Lanny Kuswandi
No Anggota: 03954

lihat Profile

//Artikel Terbaru

  • Membangun Karakter Anak Melalui Bahasa yang Menumbuhkan
  • MEKI RAHASIA INTI EKSEKUSI TANPA TERKECUALI
  • Jangan Anggap Sepele! Kenali Tanda-Tanda Keterlambatan Perkembangan Anak Sejak Dini Sebelum Menjadi Gangguan yang Lebih Serius
  • Anak Belum Lancar Bicara atau Sering Tantrum? Jangan Tunggu Sampai Terlambat, Kenali Solusinya Sejak Dini!
  • Anak Tidak Mau Makan Nasi dan Berat Badannya Sulit Naik? Banyak Orang Tua di Jakarta Menghadapi Kekhawatiran yang Sama

//Jadwal Pelatihan

Basic Hypnotherapy

13-Jun-2026 - Surabaya

Ilyas Afsoh

Detail

Advanced Hypnotherapy

13-Jun-2026 - Yogyakarta

Luthfiyah Mazidah, S.Psi., Psikolog

Detail

Professional Hypnotherapy Workshop

13-Jun-2026 - Jakarta

DR.(H.C) ARIS BUDIMAN, CHt.,CPHt.,CMHt, CI, CMTHt.

Detail

Basic Hypnotherapy

13-Jun-2026 - Tangerang

Bernartdous Sugiharto, S.S.T, CH, CHt, CPHt, CMH, CI, C.ESTher, CT. MTH, CT. NLMOR, CT NNLP, CT. PBL, CT. HLC

Detail

Jadwal Lengkap

// News

// Our Network

logo-nca logo-nnlp

// The Indonesian Board of Hypnotherapy

Plaza Basmar Lantai 3
Jl. Mampang Prapatan Raya 106 Jakarta Selatan
Whatsapp: 0813-8100-0981 (Mey)
IBH is managed by Integra

© Copyright 2014 IBH Center · All Rights Reserved · Powered by Indonesia9 ·