IBH Train The Trainer

The Lounge > NLP

The Lounge
Lounge biasa dipergunakan sebagai tempat bersantai, tempat perhentian sejenak sebelum kita melanjutkan perjalanan. Demikian juga dengan "The Lounge" ini yang dibuat untuk siapapun juga yang ingin bersantai sejenak, sekaligus menambah wacana tentang berbagai hal di seputar manusia.

The Lounge adalah rubrik populer bagi mereka yang ingin memperoleh informasi di seputar pengetahuan Hypnosis, NLP, dan berbagai teknik pemberdayaan diri lainnya, dimana rubrik ini diasuh langsung oleh Yan Nurindra, praktisi pemberdayaan diri, serta pelopor dari pengajaran Hypnosis moderen Indonesia.

Informasi lebih lanjut dari Yan Nurindra dan berbagai aktivitas yang dilakukannya dapat diperoleh di : http://www.YanNurindra.com

Meta Model

Meta Model merupakan “model” yang pertama dalam penyusunan pengetahuan NLP. Meta Model dikembangkan setelah Richard Bandler dan John Grinder melakukan observasi atas pola bahasa yang dipergunakan oleh  Virgina Satir dan Fritz Perls dalam menangani client-nya. Bandler dan Grinder mengamati bahwa pola bahasa yang dipergunakan oleh kedua therapist ini ternyata dapat menghasilkan efek therapeutic, atau dengan kata lain membuat client merasakan situasi yang lebih baik.

Meta Model merupakan “model” dari bahasa komunikasi (verbal) yang umum ditemui dalam kehidupan sehari-hari, dimana secara dasar terdapat 12 “patterns” dari Meta Model ini. Meta Model dipublikasikan di buku NLP pertama, yaitu “The Structure of Magic” yang diterbitkan pertama kalinya pada tahun 1975.

Terdapat 3 elemen dasar dari Meta Model, yang diamati dari "proses pelanggaran" yang umum dilakukan manusia sewaktu menyerap informasi dari dunia riel, yaitu proses : Deletion, Distortion, dan Generalization, yang selanjutnya akan menghasilkan 12 Patterns, yaitu :

DELETION

Simple Deletion
Comparative Deletion
Lack of Referential Index
Unspecified Verbs

DISTORTION

Cause and Effect
Mind Reading
Complex Equivalence
Lost Performatives
Nominalizations

GENERALIZATION

Universal Quantifiers
Modal Operators of Necessity and Possibility
Presuppositions


***

Bersambung ...........